Tupoksi

Kedudukan

Kedudukan Inspektorat Provinsi adalah sebagai unsur penunjang Pemerintah Daerah dibidang pengawasan yang dipimpin seorang Inspektur, berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Gubernur dan secara teknis admistrasi mendapat pembinaan dari Sekda.

Tugas Pokok

Inspektorat mempunyai tugas pokok melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan urusan pemerintahan daerah, pelaksanaan pembinaan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah Kabupaten/Kota dan pelaksanaan urusan pemerintahan di daerah Kabupaten/Kota.

 Fungsi

 Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, Inspektorat mempunyai fungsi:

 a. perencanaan program pengawasan;

 b. perumusan kebijakan dan fasilitasi pengawasan di bidang pembangunan, pemerintahan, dan kemasyarakatan;

 c. pemeriksaan, pengusutan, pengujian, dan penilaian tugas pengawasan;

 d. evaluasi dan pelaporan di bidang pengawasan;

 e. pelaksanaan kesekretariatan Inspektorat;

 f. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Tupoksi Unit Kerja

a. Tupoksi Inspektur

      Inspektur memimpin pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud.

     Inspektur, membawahkan:

 

  1. Sekretaris;
  2. Inspektur Pembantu Wilayah I;
  3. Inspektur Pembantu Wilayah II;
  4. Inspektur Pembantu Wilayah III;
  5. Inspektur Pembantu Khusus;
  6. Kelompok Jabatan Fungsional

b.Tupoksi Sekretaris

   Sekretaris mempunyai tugas menyiapkan bahan koordinasi pengawasan dan memberikan pelayanan administratif  dan fungsional kepada semua unsur di             lingkungan Inspektorat.

Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud , Sekretaris mempunyai fungsi:

  1. penyiapan bahan koordinasi dan pengendalian rencana dan program kerja pengawasan;
  2. penghimpunan, pegelolaan, penilaian dan penyimpanan laporan hasil pengawasan aparat pengawasan fungsional daerah;
  3. penyusunan bahan data dalam rangka pembinaan teknis fungsional;
  4. penyusunan, penginventarisasian dan pengkoordinasian dan data dalam rangka penatausahaan proses penanganan pengaduan;
  5. pelaksanaan urusan kepegawaian, keuangan, surat menyurat dan rumah tangga;
  6. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Inspektur sesuai dengan tugas dan fungsinya

c. Tuposki Inspektur Pembantu Wilayah

  Inspektur Pembantu Wilayah mempunyai tugas melaksanakan pengawas-an terhadap pelaksanaan urusan pemerintahan daerah dan kasus pengaduan di wilayah masing-masing.Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud, Inspektur Pembantu Wilayah mempunyai fungsi:

  1. pengusulan program pengawasan di wilayah I;
  2. pengkooordinasi pelaksanaan pengawasan di wilayah I;
  3. pengawasan terhadap penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah di wilayah I;
  4. pemeriksaan, pengusutan, pengujian dan penilaian tugas pengawasan di wilayah I;
  5. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Inspektur sesuai dengan tugas dan fungsinya

d.  Melaksanakan  pemeriksaan,  pengusutan,pengujian terhadap kasus dan pengaduan yang bersifat khusus dan strategis atas penyelenggaraan tugas pokok    Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah  sesuai yang ditugaskan oleh Inspektur Provinsi serta peraturan perundang-undangan yang berlaku

e. Tupoksi Subbag Perencanaan

Subbagian Perencanaan mempunyai tugas menyiapkan bahan penyusunan dan pengendalian rencana/program kerja pengawasan, menghimpun dan menyiapkan rancangan peraturan perundang-undangan, dokumentasi dan pengolahan data pengawasan.

e.TupoksiSubbag Evaluasi dan Pelaporan

Subbagian Evaluasi Dan Pelaporan mempunyai tugas menyiapkan bahan penyusunan, menghimpun, mengolah, menilai dan menyimpan laporan hasil pengawasan aparat pengawas fungsional dan melakukan administrasi pengaduan masyarakat serta menyusun laporan kegiatan pengawasan.

f. Tupoksi Subbag Administrasi & Umum

Subbagian Administrasi Dan Umum mempunyai tugas melakukan urusan kepegawaian, keuangan, penatausahaan surat menyurat dan rumah tangga.